Nama : Muhammad Raihan Arrafi
NPM : 54419355
Kelas : 3IA07
KRIPTOGRAFI
Kriptografi berasal dari kata bahasa
Yunani, yang berarti kryptos dan graphein. Kryptos berarti rahasia atau
tersembunyi, sedangkan graphein artinya menulis. Jadi, secara umum kriptografi
merupakan proses menulis atau menyampaikan pesan secara rahasia dan
tersembunyi.
kriptografi adalah disiplin ilmu yang
mempelajari teknik enkripsi naskah asli (plaintext) yang tersusun acak, dengan
memanfaatkan kunci enkripsi sehingga naskah tersebut berubah menjadi teks yang
sulit terbaca (ciphertext) oleh user yang tidak memiliki kunci dekripsi.
Selanjutnya, ada istilah kriptografi
klasik merupakan teknik cryptography yang pembuatannya tidak memerlukan bantuan
komputer dan biasanya menggunakan alat bantu pena, batu, kertas, dan alat
tradisional lainnya.
Dasar digunakannya kriptografi
Teknik yang digunakan dalam
cryptography adalah metode scrambling, yaitu teknik pengubahan teks biasa
menjadi teks sandi. Teknik scrambling tersebut dikenal dengan istilah enkripsi
dan dekripsi. Yang mana, terdapat tiga fungsi dasar di dalam algoritma kriptografi
sendiri, yaitu key, encryption, dan decryption.
Enkripsi adalah proses penyembunyian
sebuah data pesan, dengan cara mengubah plaintext menjadi ciphertext. Dekripsi
merupakan kebalikan dari enkripsi, yang berarti bertujuan untuk memahami pesan
yang ada agar dapat dibaca oleh user dengan baik. Untuk pengertian dari kunci
sendiri berarti teknik yang digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi
data.
Terdapat berbagai perubahan yang
terjadi disesuaikan dengan prioritas teknik yang digunakan untuk melindungi
data privasi secara kontinu. Istilah yang sering digunakan adalah modern
cryptography.
Proses utama pada kriptografi
Kriptografi itu sendiri terdiri dari
dua proses utama yakni proses enkripsi dan proses dekripsi.
- Enkripsi (Encryption)
- Dekripsi (Decryption)
Proses enkripsi mengubah plaintext
menjadi ciphertext (dengan menggunakan kunci tertentu) sehingga isi informasi
pada pesan tersebut sukar dimengerti.
Dengan key yang digunakan sama untuk
kedua proses diatas. Penggunakan key yang sama untuk kedua proses enkripsi dan
dekripsi ini disebut juga dengan Secret Key, Shared Key atau Symetric Key
Cryptosystems.
Berikut adalah ilustrasi 4 komponen dan 2 proses yang
digunakan dalam teknik kriptografi.
Enkripsi
Enkripsi (Encryption) adalah sebuah
proses menjadikan pesan yang dapat dibaca (plaintext) menjadi pesan acak yang
tidak dapat dibaca (ciphertext). Berikut adalah contoh enkripsi yang digunakan
oleh Julius Caesar, yaitu dengan mengganti masing-masing huruf dengan 3 huruf
selanjutnya (disebut juga Additive/Substitution Cipher):
Dekripsi
Dekripsi merupakan proses kebalikan
dari enkripsi dimana proses ini akan mengubah ciphertext menjadi plaintext
dengan menggunakan algortima ‘pembalik’ dan key yang sama. Contoh:
Contoh Kriptografi
Komentar
Posting Komentar