Keamanan dari Program Jahat

 


Nama            : Muhammad Raihan Arrafi
NPM             : 54419355
Kelas            : 3IA07
Mata Kuliah : Sistem Keamanan Komputer

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan program jahat

Sebuah ancaman canggih terhadap system computer adalah program yang mengeksploitasi ke lemahan system komputasi. Klasifikasi program jahat.

Bowles memberikan taksonomi ancaman perangkat lunak atau klasifikasi program jahat (malicious program).

Ancaman-ancaman itu dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

1.     Program-program yang memerlukan program inang (host=program). Fragmen program tidak dapat mandiri secara independen dari suatu program aplikasi, program utilitas atau program sistem.

2.     Program-program yang tidak memerlukan program inang. Program sendiri yang dapat dijadwalkan oleh sistem operasi.

Pembagian atau taksonomi Bowles menghasilkan tipe-tipe program jahat sebagai berikut:

1. Bacteria

Bacteria adalah program yang mengkonsumsi sumber daya sistem dengan mereplikasi dirinya sendiri. Bacteria tidak secara eksplisit merusak file. Tujuan program ini hanya satu, yaitu mereplekasi dirinya. Program bacteria yang sederhana bisa hanya mengeksekusi dua kopian drirnya secara simultan pada sistem multiprogramming atau menciptakan dua file baru, masing-masing adalah kopian file program bacteria. Kedua kopian ini kemudian mengkopi dua kali dan seterusnya.

Bacteria bereproduksi secara eksponensial, dengan cepat mengambil alih seluruh kapasitas pemroses, memori atau ruang disk, mengakibatkan penolakan pengaksesan pemakai ke sumber daya.

 

2. Logic Bomb

Logic bomb adalah logik yang ditempelkan pada program komputer agar memeriksa suatu kumpulan kondisi di sistem. Ketika kondisi-kondisi yang dimaksud ditemui, logik mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi.

Logic Bomb menempel pada suatu program resmi yang di-set ”meledak” ketika kondisi-kondisi tertentu dipenuhi. Contoh kondisi-kondisi untuk memicu logic bomb adalah ada atau tidak adanya file-file tertentu, hari tertentu dari minggu atau tanggal, atau pemakai dan pola bit yang sama di semua kopiannya. Teknik ini terbatas untuk deteksi virus-virus yang telah dikenal. Tipe lain anti virus generasi pertama adalah mengelola rekaman panjang (ukuran) program dan memeriksa perubahan panjang program.


3. Virus

Virus komputer adalah buatan manusia yang bertujuan merugikan orang lain. Ancaman yang paling serius dari sebuah virus komputer adalah sifatnya yang merusak. Tidak semua program virus dibuat untuk merusak. Ada yang mungkin membuat virus dengan tujuan melindungi hasil karya sendiri.

 

Perbedaan yang sangat mendasar antara virus dengan worm meskipun sama-sama mempunyai sifat merusak dan kekuatannya untuk memperbanyak diri, worm tidak mampu menempelkan dirinya pada program lain. Worm hanya memperbanyak diri dengan menggunakan ruang kosong dalam memori komputer Kegiatan memperbanyak diri ini dilakukan terus sampai memori komputer menjadi penuh dan sistem ini menjadi macet.

 

4.   Trojan

Trojan dapat diaktifkan dan dikendalikan secara jarak jauh atau menggunakan timer Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan

5.   Trapdoor

Trapdoor merupakan suatu titik masuk ke dalam sistem dengan cara mem-bypass sistem keamanan. Dengan demikian, seseorang dapat melakukan sesuatu dengan sistem tersebut. Para hacker pada umumnya menggunakan cara ini untuk bisa masuk ke sistem komputer yang ingin dirusaknya.

 

2. Jelaskan apa yang menyebabkan perlunya mengamankan sistem operasi

Keamanan merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian sistem informasi, yang dimaksudkan untuk mencegah ancaman terhadap sistem serta untuk mendeteksi dan membetulkan akibat segala kerusakan sistem.

1.   Denial of Service (DoS)

Serangan yang bertujuan untuk menggagalkan pelayanan sistem jaringan kepada pengguna-nya yang sah, misalnya pada sebuah situs e-commerce layanan pemesanan barang selalu gagal,  atau user sama sekali tidak bisa login, daftar barang tidak muncul atau sudah diacak, dsb. Bentuk serangan yang lebih parah disebut DDoS (Distributed Denial of Service) dimana berbagai bentuk serangan secara simultan bekerja menggagalkan fungsi jaringan.

2.   Back Door

Suatu serangan (biasanya bersumber dari suatu software yang baru di instal) yang dengan sengaja membuka suatu “pintu belakang” bagi pengunjung tertentu, tanpa disadari oleh orang yang meng-instal software, sehingga mereka dengan mudah masuk kedalam sistem jaringan.

3.   Sniffer

Teknik ini diimplementasikan  dengan membuat program yang dapat melacak paket data seseorang ketika paket tersebut melintasi Internet, menangkap password atau isinya.

4.   Spoofing

Suatu usaha dari orang yang tidak berhak misalnya dengan memalsukan identitas, untuk masuk ke suatu sistem jaringan, seakan-akan dia adalah user yang berhak.

5.   Man in the Middle

Seorang penyerang yang menempatkan dirinya diantara dua orang yang sedang berkomunikasi melalui jaringan, sehingga semua informasi dari sua arah melewati, disadap, dan bila perlu diubah oleh penyerang tersebut tanpa diketahui oleh orang yang sedang berkomunikasi.

6.   Replay

Informasi yang sedang didistribusikan dalam jaringan dicegat oleh penyerang, setelah disadap ataupun diubah maka informasi ini disalurkan kembali ke dalam jaringan, seakan-akan masih berasal dari sumber asli.

7.   Session Hijacking

Sessi TCP yang sedang berlangsung antara dua mesin dalam jaringan diambil alih oleh hacker, untuk dirusak atau diubah.

8.   DNS Poisoning

Hacker merubah atau merusak isi DNS sehingga semua akses yang memakai DNS ini akan disalurkan ke alamat yang salah atau alamat yang dituju tidak bisa diakses.

9.   Social Engineering

Serangan hacker terhadap user yang memanfaatkan sisi kelemahan dari manusia misalnya dengan cara merekayasa perasaan user sehingga pada akhirnya user bersedia mengirim informasi kepada hacker untuk selanjutnya digunakan dalam merusak sistem jaringan.

10.  Password Guessing

Suatu usaha untuk menebak password sehingga pada akhirnya hacker ini bisa menggunakan password tersebut.

 

 

 

3. Sebutkan dan jelaskan tindakan apa saja yang dilakukan sebagai antisipasi terhadap program jahat!

·       Selalu perbarui komputer dan perangkat lunak

Microsoft dan Apple sering meluncurkan pembaruan untuk sistem operasinya, dan sebaiknya pasang pembaruan tersebut jika telah tersedia untuk komputer Windows dan Mac Anda. Pembaruan tersebut sering kali berisi perbaikan yang dapat meningkatkan keamanan sistem Anda. Beberapa sistem operasi juga menawarkan pembaruan otomatis, sehingga Anda dapat memperoleh pembaruan secara otomatis segera setelah tersedia.

Pengguna Windows dapat memasang pembaruan menggunakan fitur yang disebut "Windows Update", sementara pengguna Mac dapat memasang pembaruan menggunakan fitur yang disebut "Software Update". Jika tidak memahami fitur tersebut, sebaiknya Anda menelusuri situs web Microsoft dan Apple untuk informasi lebih lanjut cara memasang pembaruan sistem di komputer.

Selain sistem operasi komputer, perangkat lunak komputer juga harus selalu diperbarui dengan versi terbaru. Versi yang lebih baru sering kali berisi lebih banyak perbaikan keamanan untuk mencegah serangan perangkat lunak jahat.

 

·       Gunakan akun non-administrator bila memungkinkan

Sebagian besar sistem operasi memungkinkan Anda untuk membuat beberapa akun pengguna di komputer, sehingga pengguna yang berbeda dapat memiliki setelan yang berbeda. Akun pengguna tersebut juga dapat disiapkan agar memiliki setelan keamanan yang berbeda.

 

Misalnya, akun "admin" (atau "administrator") biasanya memiliki kemampuan untuk memasang perangkat lunak baru, sementara akun "terbatas" atau "standar" biasanya tidak memiliki kemampuan untuk melakukan hal tersebut. Saat menjelajahi web setiap hari, Anda mungkin tidak perlu memasang perangkat lunak baru, jadi sebaiknya gunakan akun pengguna "terbatas" atau "standar" bila memungkinkan. Cara ini dapat membantu mencegah perangkat lunak jahat terpasang di komputer dan membuat perubahan di seluruh sistem.

 

·       Pertimbangkan baik-baik sebelum mengeklik tautan atau mendownload apa pun

Di dunia nyata, orang mungkin curiga ketika akan masuk ke dalam gedung yang tampak tidak meyakinkan dan dipasangi papan bertuliskan "Komputer gratis!" yang disorot lampu. Di web, Anda harus memiliki kecurigaan yang sama saat memasuki situs web tidak dikenal yang mengklaim menawarkan barang gratis.

 

Kami tahu bahwa mendownload program pengeditan video atau game RPG gratis memang menggoda, tetapi apakah Anda benar-benar memercayai situs web yang menawarkan hal itu? Terkadang ada gunanya meninggalkan situs web itu dan menelusuri ulasan atau informasi tentang situs web atau program tersebut sebelum mendownload atau memasang apa pun. Download adalah salah satu cara utama yang menyebabkan orang terkena perangkat lunak jahat, jadi pertimbangkan baik-baik apa yang akan Anda download dan dari mana Anda mendownloadnya.

 

·       Jangan percayai jendela munculan yang meminta Anda mendownload perangkat lunak

Saat menjelajahi web, terkadang Anda menjumpai situs yang memunculkan jendela baru, yang berusaha meyakinkan bahwa komputer telah terinfeksi dan meminta Anda mendownload perangkat lunak untuk melindungi komputer. Jangan tertipu dengan trik ini. Cukup tutup jendela munculan dan pastikan Anda tidak mengeklik apa pun yang ada di dalam jendela munculan.

 

·       Batasi pembagian file

Beberapa situs dan aplikasi memungkinkan Anda untuk berbagi file dengan mudah dengan pengguna lain. Kebanyakan situs dan aplikasi tersebut menawarkan sedikit perlindungan terhadap perangkat lunak jahat. Jika bertukar file atau mendownload file menggunakan metode berbagi file tersebut, waspadalah selalu terhadap perangkat lunak jahat. Perangkat lunak jahat sering kali dapat disamarkan sebagai film, album, game, atau program yang populer.

 

·       Gunakan perangkat lunak antivirus

Jika perlu mendownload sesuatu, Anda harus menggunakan program antivirus untuk memindai download tersebut guna mengetahui apakah terdapat perangkat lunak jahat sebelum membukanya. Dengan perangkat lunak antivirus, Anda juga dapat memindai seluruh isi komputer untuk mencari perangkat lunak jahat. Sebaiknya jalankan pemindaian rutin pada komputer untuk menemukan perangkat lunak jahat lebih dini dan mencegah penyebarannya.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hak Cipta

Review Sistem Keamanan Komputer (M10)