Resume Presentasi Tentang Produk Design
Nama : Muhammad Raihan Arrafi
NPM : 54419355
Kelas : 3IA07
Resume Presentasi Kelompok 1
Tugas : 1. Produk design grafis dengan ciri dan perbedaannya dari tiap era/dekade
2. Perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan untuk memodelkan design grafis
3. SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) yang terkait dengan profesi design grafis
Pengertian Graphic design atau desain grafis adalah sebuah gambar yang dibuat dengan sedemikian rupa dengan tujuan untuk komunikasikan secara visual, atau bentuk. Artinya desain grafis adalah salah satu berkomunikasi baru yang fungsinya sama seperti bahasa namun tak menggunakan kata-kata tapi menggunakan sebuah gambar atau design. Serta ada beberapa gaya design grafis yaitu :
1. Victorian
Gaya desain grafis Victorian berkembang di Amerika, Inggris dan sebagian besar benua Eropa sejak tahun 1820-an hingga tahun 1900.
Kemajuan teknologi juga ikut mendukung perkembangan
perubahan gaya Victorian, yaitu dengan adanya cetak warna (chromolithography)
di Jerman dan Amerika tahun 1870-an. Teknik cukil kayu (woodcut) dan typeface dengan serif/sirip
serta huruf-huruf Gothic menjadi sebuah desain yang khas era ini.
2. Arts & Crafts
3. Art Nouveau
Gaya ini merupakan sebuah gaya desain internasional pertama yang berkembang mulai tahun 1880-an hingga era awal perang dunia pertama. Gaya ini sebenarnya dimulai di Inggris dan merupakan turunan langsung dari gerakan Arts and Cratfs. Desainer pada masa itu menampilkan bentuk-bentuk informal yang mengambang, desain dengan irama bergelombang, pola datar, feminin, garis-garis lengkung, gaya naturalis tumbuhan, serangga, wanita telanjang serta simbolisasi-simbolisasi yang menimbulkan kekaguman. Art Nouveau memperkenalkan unsur-unsur sensualitas ke dalam desain dan seringkali digambarkan dengan jelas
4. Early Modern (Ricardo)
5. Expressionism Modern
6. Art Deco
7. Post-Modernisme
Sebuah gerakan di bidang desain yang tumbuh di pertengahan tahun 1960-an sebagai respon kritis atas dominasi dan kakunya aliran Modernisme. Dengan menerima bidang-bidang seni, arsitektur dan seni terapan, gerakan ini menyatakan ketertarikannya kembali pada ornamen, simbolisme dan humor visual. Terbebas dari ajaran-ajaran sebelumnya, para desainer post-modern menolak keinginan-keinginan aliran Modernisme dengan mengembangkan dan menantang keyakinan-keyakinan dasar tentang keteraturan dan disiplin yang dianut oleh Bauhaus dan pengikutnya. Berdasarkan pada gerakan International Typographic Style di Swiss yang percaya pada ajaran yang menyatakan bahwa bentuk mengikuti fungsi, namun pada akhir 1960-an sebuah generasi baru desainer grafis Swiss menantang keterbatasan gaya yang selalu dapat diprediksikan. Kita tahu bahwa gaya dari desain era Bauhaus, de Stijl dan Contructivism adalah selalu matematis dan tertata rapi.Perangkat keras yang di perlukan untuk design grafis di komputer yaitu:
1. VGA CARD
VGA CARD atau juga dikenal sebagai kartu grafis merupakan perangkat keras yang digunakan sebagai pengolah data dalam bentuk grafis lalu hasilnya akan ditampilkan melalui layar monitor Anda
2. RAM
Untuk Menyimpan Aplikasi dan Data
3. Motherboard
Motherboard berfungsi sebagai papan utama yang menyediakan konektivitas listrik dan media bertempatnya komponen komputer. Karena keperluan desain grafis membutuhkan memori RAM yang besar, motherboard yang dimiliki juga harus bisa menyesuaikan.
4. Drawing Tablet
Pen tablet sering digunakan oleh desainer untuk membuat berbagai macam desain. Dengan alat digital ini, pengguna bisa menggambar seperti di atas kertas, membuat sketsa, mengedit, dan mewarnai gambar.
5. Hard Drive Eksternal
Hardisk eksternal yang paling utama adalah untuk menyimpan data. Tidak hanya untuk menyimpan dokumen, tetapi juga gambar, musik, dan video. Saat komputer sudah terlalu banyak menyimpan data atau file, dapat memengaruhi kinerja komputer menjadi sangat lambat.
6. Printer
Untuk mencetak hasil
SKKNI(Standar kompetensi kerja nasional
indonesia) yang terkait dengan profesi design grafis
Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 14 peraturanMenteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.21|MEN/X/2007 tentang Tata cara penetapan standar Kompetensi Kerja Nasional lndonesia, perlu menetapkan Keputusan Menteri tentang Penetapan Rancangan standar Kompetensi kerja NasionaI lndonesia sektor Komunikasi dan Informatika sub sektor Teknologi dan Informatika Bidang Desain Grafis menjadi standar Kompetensi kerja Nasional indonesia.
Memutuskan:
Kesatu :
Rancangan standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia sektor Komunikasi dan Informatika sub sektor Teknologi dan Informatika bidang Desain Grafis menjadi standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, sebagaimana tercantum dalam Lampiran dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.
Kedua :
standar Kompetensi kerja Nasional Indonesia sebagaimana Dimaksud dalam Diktum KESATU berlaku secara nasional dan menjadi acuan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan profesi serta uji kompetensi dalam rangka sertifikasi kompetensi.
Ketiga :
Standar Kompetensi kerja Nasional indonesia sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU pemberlakuannya ditetapkan oleh Menteri komunikasi dan Informasi.
keempat :
Standar Kompetensi kerja Nasional Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Diktum KETIGA ditinjau setiap lima tahunatau sesuai dengan kebutuhan.
Kelima : Keputusan Menteri ini mulai
berlaku pada tanggal ditetapkan


Komentar
Posting Komentar