Resume konsep skala design grafis dan ratio matematika dan sistem proporsional design grafis (kelompok 3)
Nama : Muhammad Raihan Arrafi
Npm : 54419355
Kelas : 3IA07
Mata Kuliah : Desain Pemodelan Grafik
Desain grafis merupakan
suatu bentuk dari komunikasi visual yang memanfaatkan gambar sebagai media
untuk menyampaikan pesan atau informasi seefektif mungkin.
Desain grafis adalah bagian dari ilmu seni visual. Secara
bahasa desain grafis terdiri dari dua kata. Yaitu desain yang berarti kerangka bentuk
atau rancangan. Dan grafis yang merupakan paduan titik, garis, bidang, atau
huruf visual untuk mengomunikasikan pesan tertentu.
Skala Dalam Desain Grafik
Skala termasuk ke
dalam unsur desain grafis. Skala dalam suatu desain akan berdampak pada
bagaimana penikmat karya melihat dan memahami komposisi desain yang kamu
miliki. Mengatur skala akan membuat kamu dapat mengatur titik fokus dan
mengarahkan pandangan penikmat terhadap desain kamu tersebut.
Rasio
Matematika dan Sistem Proposional Dalam Desain Grafik
Rasio Matematika Golden ratio, yang secara harfiah diterjemahkan sebagai “rasio emas” (emas di sini maksudnya seperti emas dalam “kesempatan emas”), merupakan sebuah angka yang sangat spesial dalam matematika. Golden ratio adalah bilangan irasional yang nilainya mendekati 1,618. Golden ratio biasanya disimbolkan dengan huruf Yunani φ (phi)
Golden Ratio
adalah angka yang sangat berguna untuk membantu menciptakan desain yang indah
dan seimbang secara sempurna yang menurut estetika memuaskan di tingkat
terdalam dari otak.
Anda dapat
menggunakan Golden Ratio untuk :
·
Membuat
layout
·
Typografi
·
Gambar
, dll
Sistem
Proporsional Keseimbangan
adalah keadaan atau kesamaan antara kekuatan yang saling berhadapan dan
menimbulkan adanya kesan seimbang secara visual. Prinsip keseimbangan ada dua,
yaitu:
Keseimbangan
Formal (Simetris)
Keseimbangan
formal juga menyinggung mengenai konsistensi dalam penggunaan berbagai elemen
desain
Prinsip dasar design grafis
Hal Ini Dimulai Dengan Keseimbangan Yang Dimiliki Oleh Desain Simetris. Keseimbangan Seperti Ini Bisa Dilihat Secara Jelas Melalui Titik Pusat Atau Yang Sering Disebut Dengan Garis Sumbu Di Bagian Tengah Objek. Garis Sumbu Ini Menjadi Elemen Penting Untuk Menjadi Tola Ukur Dari Seluruh Bagian Sisi Bagian Dari Objek Itu.
Prinsip Utama
Dari Desain Simetris Biasanya Terletak Dari Sifat Konvensional Atau Tradisional
Yang Terangkum Dalam Seluruh Sudut. Bahkan, Beberapa Sisi Terlihat Sangat Kaku
Karena Memiliki Sudut Pandang Yang Terlalu Sama.
keseimbangan
informal (Asimetris)
keseimbangan informal bermanfaat menghasilkan kesan visual yang dinamis, bebas, lepas, pop, meninggalkan sikap kaku, dan posmodernis.
Keseimbangan Dari
Desain Asimetris Tentu Saja Akan Mempengaruhi Prinsip Dasar. Anda Akan Melihat
Bahwa Seluruh Sudut Atau Sisi Dari Bagian Objek Asimetris Tidak Terlalu
Beraturan. Bahkan, Beberapa Orang Menganggap Desain Asimetris Merupakan Bagian
Dari Perkembangan Sisi Modern Dan Dinamis. Ada Beberapa Bagian Sisi Yang
Terlihat Sangat Menonjol Dan Tidak Membosankan.
Komentar
Posting Komentar